Tuesday, 24 May 2011

E

Wajahku sekarang bermuka dua, ada yang hitam dan ada yang putih, mereka berima dan mewarnai hidup ini, sejauh hidup ini aku tak pernah merasa seperti sekarang, bersifat dua dan menjalaninya dengan ketidak puasan yang tak terbatas.

kadang susah,
kadang mudah.
hati ini resah,
melihat apa yang ada,

mereka berlari,
aku tak berhenti,
dan pada saat mereka berjalan,
untung sekarang aku bosan.

Bosanlah sudah aku.

tapi aku tak mati,
aku sekarang senang dalam hati,
karena mereka sedih sampai mati.

aku tak jahat,
semua kelakuan ini sehat.

mereka membuatnya semangat.

Friday, 20 May 2011

D

Pergerakan/Inisiasi yang komperhensif juga dinamis, itu aku perlukan untuk masa saat ini.

Keinginan diri untuk mencari titik dimana manusia merasakan hidupnya yang sangat berarti sebenarnya ada pada saat ia tersenyum, dilanjutkan dengan tawa yang lepas, tanpa ada beban sepintas yang melintas.

Mereka adalah Teman.

Mereka adalah..

Elemen utama dalam tawa,
Suka duka yang jenaka,
Faktor tetap namun aktif,
Terus berubah dan tidak pasif.

Teman.

Wednesday, 18 May 2011

C

berlebihan,

Sekarang semua orang bebas berpendapat, mungkin karena Jakarta memang sudah padat.
hey lihat nafasmu tersendat, hati-hati mungkin sebentar lagi kamu kiamat.

B

Ornament Kamar

Ketukan tukang siomay diluar terdengar ber-irama sesuai dengan waktu yang berjalan diruangan ini,
aku tak mengerti harus apa lagi.
Beberapa film sudah kutonton dan kucari makna nya namun tak semuanya mempunyai arti yang baik untuk mendukung kondisi diriku saat ini.

jadi apa yang baik?

Lulus.

cuma itu sekarang yang aku mau.

aku mau lulus dari studi ini, studi yang sudah berlangsung cukup lama, dan mungkin biayanya cukup untuk membeli mobil bekas yang ada di pojok iklan koran poskota.

studi ini memang bukan inginku, melainkan keinginan kedua orang yang suka menghasilkan uang yang sangat banyak jumlahnya.

aku mau,
aku mau segalanya.

TAPI TUHAN.

aku benci perempuan itu. Ia perempuan rapuh.
dia perempuan yang tinggal di sektor sebelas minus tujuh.

karena dendam ini masih perih,
aku pun sukses membuatnya terlihat bersih,
tapi aku tau pasti ada sesuatu dibalik ini.
dan mereka pun tau, ada orang yang telah mengambil alih.

ETMI AHLSE YVEREGINTH.

tolong berhenti mengingatkan hati ini,
karena kau adalah tuhan dari semua ini, maka tolong bantu aku.
aku mau kebebasan yang bebas.
lepas.

dan juga berhenti memanggil nama ini dengan sebutan-sebutan yang (seperti) sampah.
layaknya mulutmu yang berbau amarah.

memang

kau perempuan, namun sifatmu layak setan,
kau perempuan, yang ingin selalu dibedakan.
kau perempuan, kau anggap dirimu feminis,
kau perempuan, tapi jelas kelakuanmu tidak logis.

dan pada saat datang aku menolong, kau pun kabur dengan api amarah yang sombong.

Tuesday, 17 May 2011

A

cinta memang tak harus memiliki,
aku pun sudah tak sudi melihat tetanggaku sendiri,
senang atau sedih, ini memang sudah terjadi,
jadi lebih baik aku harus tetap begini.

hitam atau merah, kamu hanya amarah,
suka tidak suka, seniormu memang serakah,
dan ingat pada saat ekormu tumbuh,
pastikan dirimu tidak lagi rapuh.

neraka panas, aku tak tahu,
tuhan tahu aku tak mau,
dan tuhan tau ini mau mu,
namun lukaku kini membiru.

kamu kayak asu.

hah!

Monday, 16 May 2011

-

saya harus berfikir panjang sebelum menulis ini,

ini tidak bagus, karena dia terlalu sombong, kelakuannya terlalu rakus ingin mengambil apapun dari saya, tak usah ditanya, saya sudah tau ini dari dulu.

dasar Egomaniac.

saya ingat anda mulai sekarang sampai saya mati, suatu saat nanti saya akan tertawa di atas nisan anda.

Sunday, 15 May 2011

Emas

Saya merasa seperti jagoan dalam hidup belakangan ini, hari hari serasa seperti tanda yang bagus, menghilangnya saya dari kumpulan yang tidak terlalu baik untuk saya, sangat saya harapkan.
namun apa daya diri ini susah untuk pergi.

ah dasar, Pelacur Emas.

bidang mu susah ditebak, arah mu pun bebas tapi tak layak.
bicaramu tak jelas. mulutmu bau bokong, tingkahmu pun sombong.

Ah! Techa Aurellia.

tapi anda bukan mimpi saya, tak pantas saya kejar.
sakit. Hati ini buta.

Wednesday, 20 April 2011

Kandas

Mengakibatkan ---- inilah kejadian yang paling pantas. pantas untuk mengucapkan selamat tinggal bagi dua perasaan yang masih tumbuh sampai sekarang.

Kasih.
namun.
Kasihan.

Yaaa pantas, pantas sekali dibilang Kandas, kandas seperti air terpaan angin di pantai yang bercumbu dengan batu. bercumbu, sama seperti dirimu, dirimu yang telah pergi karena alasan yang tak masuk diakal

Alasan itu akan selalu kuingat, takan pernah ku lupa, sebab itu membuat saya bersemangat menurut ku. bukan menurut mu. karena pada saat ini, aku tidak merasa kehilangan, tidak, perasaan ini tidak kubawa ke dalam angan, jadi wajar aku aman.

Ah! Aman, kata itu baru saja terlintas di dalam benak anak muda seperti saya.

TUHAN.

"sedari saya kecil, saya pikir huruf A dan angka 9 itu adalah betina. Sampai sekarang."